
1. APA ITU BEKAM ( HIJAMAH )
Bekam ( Hiajamah ) salah satu warisan pengobatan islami yang telah lama dikenal orang sejak ratusan tahun silam. Adapun fungsi atau kegunaan dari bekam adalah mengeluarkan darah kotor atau mengeluarkan angin dari dalam tubuh.
Bekam pada dasarnya telah banyak di kenal di berbagai daerah di tanah air, namun orang menyebutnya dengan berbagai macam nama tergantung dari daerahnya dengan menggunakan berbagai alat yang berbeda.
Perkataan “ Al_Hijamah “ berasal dari istilah Bahasa Arab yang berarti “ pelepasan darah kotor “ dan bukan “Al_Fasad” ( pembuang darah ) habbatus sauda’ atau dalam Bahasa Inggris disebut dengan “Cupping” dan dalam Bahasa Melayu dikenal dengan istilah “Bekam”. Di Indonesia kita kenal dengan istilah “Kop” atau “Cantuk”.
Bekam merupakan suatu teknik pengobatan berdasarkan sunnah Rosulullah SAW yang telah lama diperaktekkan oleh manusia sejak zaman dahulu kala, kini pengobatan ini dimodernkan dan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah, dengan menggunakan suatu alat yang praktis dan efektif serta tanpa efek samping.
2. TEKNIK BEKAM
Teknik pengobatan Bekam ( Hijamah ) adalah suatu proses membuang darah kotor ( Toksin-racun ) yang berbahaya dalam tubuh, melalui permukaan kulit. Toksid/toksin adalah endapan racun/zat kimia yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh kita. Toksin ini berada pada hampir setiap orang. Toksin-toksin ini berasal dari pencemaran udara, maupun dari makanan yang banyak mengandung zat pewarna, zat pengembang, penyedap rasa, pemanis, pestisida sayuran, dll.
3. MANFAAT BEKAM
bekam pada umumnya adalah untuk meringankan gangguan pada organ dan syaraf bila di Bekam pada tempat gangguan, terutama karena gangguan kelebihan darah atau darah kotor atau kedua-duanya. Titik-titik bekam yang disukai Rosulullah SAW, Yaitu :
• Bekam atas dua urat leher : Mencegah sakit kepala, mencegah sakit di wajah, mencegah sakit gigi, mencegah sakit hidung, mencegah sakit kerongkongan.
• Bekam pada tengkuk/kuduk : Mencegah tekanan darah pada tengkuk, mengatasi rabun, mengatasi benjolan di mata, mengatasi berat pada alis dan kelopak mata, mengatasi penyakit mata lainnya, mengobati lepra, mengobati berbagai macam penyakit. Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim bahwa : “Rosulullah SAW pernah menggunakan hijamah (bekam) atas tiga bagian tubuh, bagian atas tulang belakang, dan atas dua urat leher”
• Bekam pada pelipis : Mengobati sakit kepala, sakit di wajah, sakit telinga, sakit hidung dan sakit kerongkongan.
• Bekam pada pundak : Mengobati penyakit di pundak dan sakit leher. Diriwayatkan dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a, bahwa : “Rosulullah SAW pernah melakukan bekam sebanyak 3 kali pada 2 pelipis dan pundaknya”.
• Bekam di atas pinggul : Menghilangkan pegal-pegal dan kelelahan.
• Dan semua jenis penyakit.
4. JENIS BEKAM
Jenis – jenis bekam ( Hijamah ), yaitu :
• Bekam kering atau angin ( Hijamah Jaaffah ), yaitu menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah kotor. Bekam kering ini berkhasiat untuk melegakan sakit secara darurat atau untuk meringankan kenyerian urat-urat punggung karena sakit rheumatic, juga penyakit-penyakit penyebab kengerian punggung. Bekam kering baik bagi orang yang tidak tahan suntikan jarum dan takut melihat darah. Kulit yang di bekam akan tampak merah kahitam-hitaman selama 3 hari. Insya Alloh sangat baik diolesi minyak habbatus sauda’ untuk menghilangkan tanda lebam pada kulit yang selesai di bekam.
• Bekam basah ( Hijamah Rothbah ), yaitu pertama kita melakukan bekam kering, kemudian kita melukai permukaan kulit dengan jarum tajam ( Lancet ), lalu di sekitarnya dihisap dengan alat Cupping Set dan Hand Pump untuk mengeluarkan darah kotor dari dalam tubuh. Lamanya setiap hisapan 3 sampai 5 menit dan maksimal 9 menit, lalu dibuang darah kotornya. Penghisapan tidak lebih dari 7 kali hisapan. Darah kotor berupa darah merah pekat dan berbuih. Insya Alloh bekasnya ( kulit yang lebam ) akan hilang 3 hari kemudian setelah diolesi minyak habbatus sauda’. Selama 3 jam setelah di bekam, kulit yang lebam itu tidak boleh disiram air. Jarak waktu pengulangan bekam pada tempat yang sama adalah 3 minggu.
5. ALAT BEKAM
Ketika Rosulullah SAW melakukan bekam, beliau menggunakan kaca yang berupa cawan atau magkuk. Dengan demikian jelaslah sudah bahwa teknik bekam dan peralatannya sudah ada dan diperaktekkan sendiri oleh Rosulullah SAW.
Pada zaman China Kuno, bekam disebut sebagai “pengobatan tanduk” karena tanduk menggantikan kaca. Pada abad ke-18, orang-orang di Eropa menggunakan lintah sebagai alat untuk berbekam.
Kini peralatan yang digunakan telah sebanding dengan perubahan zaman, dan teknologi tinggi yang diakui dan digunakan dalam pengobatan berbekam oleh para dokter di rumah sakit.
Peralatan bekam yang digunakan oleh tim Bekam : Penghisap (Hand Pump), mangkuk (Cupping Set), pena jarum (Lancet Device), silet antiseptic (Bahan sterilisasi seperti alcohol), sarung tangan (Rubber gloves).
6. WAKTU YANG BAIK UNTUK BEKAM
Sebaiknya berbekam dilakukan pad pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (Darah sedang pada puncak gejolak). Anas Bin Malik r.a. Menceritakan bahwa : “Rosulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuh belas, kesembilan belas atau kedua puluh satu”. (Diriwayatkan oleh Ahmad)
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapanpun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal ini berdasarkan sabda Rosulullah SAW : “Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah, karena itu bias mematikan”.
7. LARANGAN BEKAM
Anggota bagian tubuh yang tidak boleh di Bekam : Mata, teling, hidung, mulut, putting susu, alat kelamin dan dubur. Area tubuh yang dekat pembuluh besar. Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang dan jaringan luka.
Imam Asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar bahwa : Berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya.
ALAMAT PRAKTEK :
Jl. Swadaya V No.2, Cilangkap, Jakarta Timur Tel.021-37269203
Tidak ada komentar:
Posting Komentar